Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Oktober 2010

Menghadapi Gumoh pada Bayi

Menghadapi Gumoh pada Bayi



Buat bayi bersendawa di antara waktu minumnya yang diberikan sedikit demi sedikit untuk mengurangi kemungkinan udara masuk ke dalam lambungnya.






Senin, 22/3/2010 | 18:34 WIB

KOMPAS.com - Menurut dr Tommy Indrawan, MARS, dalam buku Serba-Serbi Anak, karangan Windya Novita, gumoh merupakan dikeluarkannya isi lambung lewat mulut si kecil, namun bukan muntah. Muntah merupakan pengeluaran isi lambung lewat mulut dengan kekuatan aktif dan diikuti kontraksi isi perut. Kadang, karena sering terjadi, gumoh sering dianggap sepele, padahal bisa berpotensi berbahaya bagi anak.

"Gumoh sebenarnya adalah kejadian yang normal, namun gumoh yang berlebihan dapat menyebabkan komplikasi yang akan mengganggu pertumbuhan si bayi bila cairan yang keluar tidak seimbang dengan yang masuk. Lebih bahaya lagi bila cairan lambung sampai ke dalam paru karena sudah mengandung asam lambung, bisa terjadi infeksi," terang dr Tommy, direktur RSB Juwita Bekasi. Dalam buku Serba-Serbi Anak diterangkan macam-macam penyebab gumoh, diantaranya;

1. Katup penutup lambung belum sempurna
Setelah masuk lewat mulut, susu akan masuk ke saluran pencernaan atas, kemudian ke lambung. Di antara organ tersebut terdapat katup penutup lambung yang ada di antara lambung dan kerongkongan. Karena itulah, jika ia baru saja diberikan susu, lalu dibaringkan, ketika katupnya belum sempurna, susu bisa keluar lagi dari mulutnya.

2. Menangis kencang
Bayi yang menangis sesenggukkan akan membuat udara tertelan berlebihan. Ketika mendapat tekanan berlebihan dari luar, sebagian isi perut bayi bisa keluar. Ada pula kemungkinan si bayi menangis karena tak bisa menelan susu dengan sempurna.

3. Lambung yang masih terlalu kecil
Bayi memiliki lambung yang kecil. Ketika susu yang ia telan melebihi kapasitas lambung. Ketika bayi menggeliat, tekanan dalam perut menjadi tinggi, alhasil terjadilah gumoh. Gumoh masih terbilang normal ketika cairan yang masuk dan keluar masih seimbang.

Jika si kecil bisa gumoh lebih dari 5 kali sehari, sebaiknya segera bawa bayi Anda ke dokter, karena jika terlalu sering, si kecil bisa kekurangan cairan. Agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan akibat gumoh, ada baiknya Anda melakukan langkah-langkah pencegahan berikut ini:

Buat bayi bersendawa dengan digendong dalam posisi berdiri sambil diletakkan di bahu, lalu tepuk perlahan punggung atasnya setiap usai minum susu.

Berikan susu sedikit demi sedikit, lalu dibuat sendawa, untuk mencegah udara masuk ke dalam lambung.

Ketika gumoh terjadi saat bayi dalam posisi tidur, jangan diberdirikan, lebih baik dibuat dalam posisi menyamping atau dibuat tengkurap untuk mengurangi kemungkinan cairan lambung masuk ke paru-paru.

Jumat, 30 April 2010

Anggur

Anggur



Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Langsung ke: navigasi, cari









Anggur hijau



















Anggur, merah atau hijau

Nilai khasiat per 100 g
Tenaga 70 kkal   290 kJ






















































































Karbohidrat18.1 g
- Gula 15.48 g
- Serat pangan 0.9 g
Lemak0.16 g
Protein0.72 g
Tiamina (Vit. B1) 0.069 mg5%
Riboflavin (Vit. B2) 0.07 mg5%
Niasin (Vit. B3) 0.188 mg1%
Asam pantotenat (B5)  0.05 mg1%
Vitamin B6 0.086 mg7%
Asam folat (Vit. B9)  2 μg1%
Vitamin B12 0 μg0%
Vitamin C 10.8 mg18%
Vitamin K 22 μg21%
Zat besi 0.36 mg3%
Fosforus 20 mg3%
Kalium 191 mg4%
|Kalsium 10 mg1%
Magnesium 7 mg2%
Natrium 3.02 mg0%
Seng 0.07 mg1%


Anggur merupakan buah dalam keluarga Vitaceae. Buah ini biasanya digunakan untuk membuat jus anggur, jelly, minuman anggur, minyak biji anggur dan kismis, atau dimakan langsung.

Banyak jenis anggur termasuk:

Hibrida juga ada, utamanya merupakan persilangan dari V. vinifera dengan satu atau lebih varietas V. labrusca, V. riparia atau V. aestivalis. Hibrida cenderung lebih tidak terpengaruh dingin ("frost") dan penyakit (terutama phylloxera), tetapi minuman anggurnya kurang memiliki karakteristik aroma "foxy" labrusca.

Anggur laut Coccoloba uvifera merupakan anggota dari keluarga Buckwheat Polygonaceae dan merupakan tanaman asli di tanah di Laut Karibia.










[sunting] Pranala luar



Commons-logo.svg



Wikimedia Commons memiliki galeri mengenai:





Republika OnLine » Gaya Hidup » Info Sehat


Anggur, Penangkal Diabetes dan Sakit Jantung


Jumat, 30 April 2010, 15:06 WIB





Anggur, Penangkal Diabetes dan Sakit Jantung
anggur




Manfaat anggur sebagai minuman beralkohol sudah banyak diteliti. Namun, konsumsi buah utuh anggur juga tak kalah hebat. Tak tanggung-tanggung, buah itu diyakini dapat mengurangi risiko diabetes dan sakit jantung.

Peneliti dari juga menyatakan, anggur juga mengurangi risiko tekanan darah rendah, meningkatkan fungsi jantung dan meminimalisir resiko sindrom metabolisme, gangguan yang disebabkan metabolisme tubuh yang tidak sempurna dan kardiovaskular.

Klaim itu didasarkan penemuan zat pada anggur yang diketahui sebagai fitokimia, semacam antioksidan yang umumnya terdapat pada tanaman. Sebelumnya, peneliti memberi semacam cairan anggur pada hewan percobaan untuk mengatasi gangguan metabolisme, sebuah kondisi yang mungkin berkembang menjadi diabetes tipe 2.

Saat itu, peneliti menggabungkan sejumlah anggur seperti anggur hijau, merah dan hitam dan kemudian diberikan kepada tikus sebagai bagian dari paket makanan kaya lemak, mirip seperti paket makanan kebanyakan warga AS.

Kemudian, peneliti membagi hewan percobaan itu menjadi dua kelompok. Untuk kelompok pertama, diberikan paket makanan dari anggur dan kelompok kedua diberikan paket makanan kaya lemak dan gula.

Setelah tiga bulan, tikus-tikus yang menerima diet anggur diketahui mengalami penurunan tekanan darah, fungsi jantung lebih baik, dan adanya tanda pengurangan radang di hati dan darah ketimbang tikus yang tidak menerima paket makanan anggur. Tak hanya itu, tikus pada kelompok pertama memiliki kadar trigliserida lebih rendah dan peningkatan toleransi glukosa.

Pakar Penyakit Dalam Dr Steven Bolling mengungkapkan, alasan yang memungkinkan dibalik minimnya resiko sindrom  metabolik adalah adanya perlindungan aktif dari fitokimia terhadap sel hati dari kerusakan akibat penyakit tersebut.

"Pada tikus, peradangan jantung dan fungsi jantung dipertahankan jauh lebih baik," tukasnya seperti dikutip dari Telegraph, baru-baru ini.

Ia menuturkan, meskipun tak ada keterkaitan langsung antara riset tertentu dan apa yang harus dilakukan manusia, sangat menarik untuk menyarankan menjalani diet buah-buahan kaya fitokimia, seperti anggur yang mungkin bermanfaat bagi manusia

Bolling menambahkan, untuj mereka yang ingin menurunkan tekanan darah dan mengurangi resiko diabetes sebaiknya mencoba dan menjalani pola konsumsi yang baik seperti mengkonsumsi makanan rendah lemak dan kolesterol. Selain itu, coba kontrol berat badan dan jalani olahraga secara teratur.





Red: Ririn Sjafriani

Rep: cr2






Sumber : http://www.republika.co.id/

Khasiat Ganda Buah Anggur & Bijinya







omliem's picture



Created by: omliem

November 23, 2007, 9:30 am







anggur.jpg



Karena lebih nyaman dikonsumsi, anggur tanpa biji lebih banyak dicari. Namun, perlukah kita membatasi diri hanya mau mengkonsumsi buah anggur tanpa biji, bila ternyata mengunyah serta biji-bijinya justru memperkaya khasiatnya?

Anggur diperkirakan merupakan tanaman tertua yang dibudidayakan manusia. Buktinya, dalam mumi di Mesir yang telah berusia lebih dari 3.000 tahun ditemukan biji-biji anggur yang diduga merupakan bekal kematian.

Atasi Gangguan Pembuluh Darah & Kanker

Perjalanan anggur sebagai makanan obat ternyata telah berawal pada zaman Mesir kuno. Selain disajikan sebagai buah meja di lingkungan Kekaisaran Yunani dan Mesir Kuno, buah anggur telah dimanfaatkan sebagai bagian dalam pengobatan alami gangguan pencernaan. Kini kita tahu mengapa anggur memiliki khasiat tersebut, yaitu karena kandungan magnesiumnya yang melimpah. Magnesium memang vital bagi tubuh kita sebagai penggiat fungsi sistem pencernaan.

Selain karena magnesiumnya, manfaat anggur juga sebagai penggelontor kotoran (buang air besar) lantaran kandungan serat kasarnya yang malimpah dalam kulit buah. Kemampuan anggur sebagai pembersih usus makin baik karena magnesium dan kandungan seratnya masih diperkaya dengan zat pencahar ringan (laksatif) yang terdapat dalam buah anggur. Demikian penegasan Dr Bernard Jensen, penulis buku laris Eating Right For Health, Vitality, and Longevity dalam bukunya yang lain yakni Foods That Heal.

Walaupun bermanfaat, mengkonsumsi anggur bersama kulit buah dan bijinya bisa membuat iritasi pada penderita gangguan lambung. Karena itu, bila pencernaan Anda sensitif sebaiknya berhati-hati mengosumsi biji-biji anggur. Latihlah pencernaan Anda dengan mengosumsinya dalam jumlah terbatas dulu, sambil mengamati reaksinya. Jus buah anggur berbiji yang diproses menggunakan juice extractor, sehingga minum serat kasar tetapi kaya senyawa OPC, paling disarankan bagi Anda yang memiliki sistem pencernaan sensitif.

Rajin mengosumsi anggur atau jus anggur bisa membangkitkan semangat, menghilangkan rasa lelah, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Dikatakan Dr Jensen hal ini sebagai dampak kemampuan jus anggur membersihkan hati/liver dan menggiatkan fungsi ginjal. Secara alami, buah anggur merupakan makanan pembentuk basa (alkaline forming). Sifat membentuk basa dengan kandungan air berlimpah dalam anggur menjadikan pembuluh darah memiliki kemampuan lebih besar dalam menggelontor timbunan toksin dan lemak dalam pembuluh darah. Kondisi ini mencegah terjadinya penyempitan/penyumbatan pembuluh darah.

Anggur juga mengandung enzim yang bersifat tonik penggiat fungsi empedu. Peningkatan fungsi empedu akan meningkatkan efisiensi pengubahan lemak mejadi asam empedu, yang akan dibuang ke luar tubuh, sehingga mencegah terjadinya lonjakan kadar lemak darah (hiperlipidemia). Karena itu, rajin menyantap anggur dan mengosumsi jus anggur amat disarankan bagi pengidap hipertensi, serta kadar kolesterol/trigleserida darah berlebihan.

Dalam butir-butir buah anggur tersimpan banyak gula buah alami, yang merupakan energi siap pakai. Anggur berwarna gelap seperti anggur merah, anggur biru, dan anggur ungu sangat kaya akan zat besi, yaitu mineral penyusun sel-sel darah merah yang merupakan pengangkut sumber energi. Kombinasi antara melimpahnya gula buah alami dan zat besi membuat kita bertenaga kembali setelah mengunyah dengan baik buah anggur atau minum jus anggur dalam jumlah cukup.

Menurut Dr Jensen, menyantap anggur atau minum jus anggur segar satu kali setiap hari selama seminggu berturut-turut bisa membantu menggiatkan tubuh menguras racun. Untuk tujuan ini, Dr Jensen menganjurkan agar anggur dikonsumsi secara tunggal (boleh dikombinasikan dengan buah anggur jenis berbeda, misalnya anggur merah dan anggur hijau), tetapi tidak dikonsumsi bersamaan dengan buah-buahan lainnya.

Anggur Berlimpah Senyawa Antikanker

Tanaman anggur paling rentan terhadap serangan kapang, terutama kapang cendawan atau kapang jelaga, yang secara awam sering disebut "jamur". Meskipun mengganggu asimilasi daun, sehingga mengganggu perkembangan optimal buah-buah anggur, serangan kapang justru mendatangkan keuntungan. Secara alami tanaman anggur akan membentuk antibodi 3,5,4-trihidroksi-trans-stibena, yang populer dengan nama resveratrol.

Ketika kita mengonsumsi anggur, resveratrol turut masuk ke dalam tubuh kita dan meningkatkan konsentrasi antibodi, sehingga menggenjot sistem kekebalan tubuh kita. Konsentrasi tinggi resveratrol dalam tubuh telah diteliti mampu menikam perkembangan pesat sel tak sehat, balk berupa tumor maupun kanker. Keampuhan resveratrol alami dalam buah anggur ini sudah terbukti lewat kemampuannya mengganyang sel-sel kanker dalam tiga tahapan. Bila anggur lebih dini dikonsumsi, resveratrol sudah akan beraksi meredam kerusakan DNA dalam sel pada tahap awal pertunasan sel benih kanker.

Kalau pun perkembangan sel kanker telah beranjak lebih lanjut, dari sel normal berangsur-angsur menjadi sel kanker, resveratrol tetap masih mampu menaklukkannya. Bahkan, bila sel kanker telah tumbuh subur dan menyebar, resveratrol bisa tetap giat melemahkannya. Namun tentu saja kekuatan pertumbuhan sel kanker tak mampu hanya diredam dengan resveratrol dan buah anggur semata. Untuk itu, diperlukan pola makan kaya bahan makanan nabati mentah (raw food) yang berlimpah zat-zat antioksidan.

Kandungan senyawa antikanker ini umumnya banyak terdapat dalam buah anggur berwarna gelap, terutama anggur merah, anggur biru, dan anggur ungu. Kandungan resveratrol tertinggi terdapat di bagian kulit buah anggur!

Ekstrak Biji Anggur Ampuh Perangi Penuaan

Kita umumnya lebih menyukai anggur tanpa biji. Kalau sedang "sial" mendapatkan anggur berbiji, orang akan meludahkan biji-bijinya setiap kali mereka mengunyah buah anggur. Padahal, sama seperti daging buahnya, biji-biji anggur pun berlimpah senyawa berkhasiat.

Mineral mikro yang sudah lebih dulu diketahui banyak terdapat dalam biji anggur terutama anggur merah adalah seng dan mangan. Kedua mineral mikro tersebut terutama amat penting untuk menjaga libido seks pria, menjaga kesuburan pria. Manfaat lain seng dan mangan bagi kesehatan pria adalah mencegah dan membantu mengatasi peradangan prostat.

Belakangan banyak dijual suplemen ekstrak biji anggur merah, yang diklaim bisa mengerem laju penuaan, mencegah penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis) termasuk mencegah stroke dan serangan jantung. Selain itu, juga dikatakan dapat merangsang pembentukan jaringan kolagen yang akan menggantikan kulit tua atau rusak. Senyawa yang dipromosikan khasiatnya tersebut adalah proantosianidin (proanthocyanidin), populer dengan istilah OPC.

Penemuan OPC sebenarnya sudah terjadi pada 1947. Waktu itu Dr Jacques Masquelier dari Bordeaux University, Prancis, mendapat tugas dari pemerintah untuk menyelidiki apakah warna merah pada kulit ari kacang tanah bersifat racun, karena kebanyakan ternak kurang menyukainya. Ternyata bukannya bersifat racun, Dr Masquelier justru menemukan pigmen warna merah pada kulit ari kacang tanah yang kemudian ia sebut proanthocyanidin itu justru berkhasiat antioksidan sangat kuat. Dari sini ia memanfaatkan hasil penelitiannya tersebut sebagai materi disertasi doktoralnya.

Setahun kemudian ia berhasil mengisolasi OPC dari kulit batang pinus. Baru pada tahun 1970, ia menemukan OPC dari biji-biji anggur. Istilah proantosianidin merupakan gabungan dari kata "pro" dan "antosianin". Antosianin adalah pigmen warna merah yang muncul pada tanaman ketika buah matang atau daun-daun menua kemudian gugur. Pro sama artinya dengan pra, maksudnya sebelum atau bahan baku. Jadi, secara harfiah proantosianidin berarti bahan baku pembentukan pigmen merah antosianin.

Yang menarik dari penelitiannya, lebih lanjut Dr Masquelier menemukan kekuatan antioksidan OPC 20 kali vitamin C dan 50 kali vitamin E! Lebih dahsyat dari kekuatan antioksidan yang dipunyai vitamin A, C, dan E. Dr Masquelier menduga kekuatan ini bersumber dari banyaknya jumlah ikatan rangkap atom karbon dalam rantai molekul OPC. Keunikan komposisi molekulnya menjadikan OPC mampu melumpuhkan jauh lebih banyak radikal bebas. Karena itu, biji anggur menjanjikan kemampuan lebih baik dalam meredam penuaan dan menggiatkan peremajaan sel.

Aktivitas OPC menjadikan sel-sel darah merah cukup mengandung oksigen, sehingga terhindar dari perlengketan satu sama lain. Dengan demikian, aliran oksigen dan nutrisi dalam pembuluh darah berlangsung lancar. Selain sel kulit akan terjaga kesegarannya, kondisi ini juga membuat organ-organ tubuh tetap sehat, serta mengurangi risiko stroke dan serangan jantung.

Dibandingkan dengan suplemen antioksidan vitamin A dan E, suplemen ekstrak biji anggur lebih aman. OPC bersifat larut dalam air, sehingga kelebihan dosis asupan OPC akan dibuang ke luar dari tubuh terutama bersama urine. Dosis optimum suplemen ekstrak biji anggur yang dianjurkan adalah 150-200 mg per hari, yang dibagi dalam 2-3 kali minum. Utamakan suplemen ekstrak biji anggur yang mengandung setidaknya 95 persen OPC. Suplemen yang mengandung kurang dari jumlah, biasanya paling banyak 85 persen, diduga bukan berasal dari OPC biji anggur tetapi dari batang pohon pinus.

Perhatikan label kemasan. Suplemen ekstrak biji anggur yang baik diolah dari buah anggur tanaman organik dan ditanam dalam lingkungan tanpa polusi. Lebih baik bila Anda bisa mendapatkan produk dengan jaminan tidak mengandung residu bahan berbahaya. Karena OPC menggiatkan fungsi obat-obatan antialergi, maka sebaiknya suplemen ekstrak biji anggur diminum 2 jam setelah minum obat antialergi.




Sumber:Majalah Nirmala, cybermed.cbn.net.id







Rabu, 28 April 2010

Kode Lemak Babi

Kode Lemak Babi

http://sunatullah.com/tulisan-artikel/kode-lemak-babi.html


Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib bekerja sebagai pegawai di Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis. Tugasnya adalah mencatat semua merek barang, makanan dan obat-obatan.

Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran, bahan-bahan produk tersebut harus terlebih dahulu mendapat ijin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Prancis dan Shaikh Sahib kerja di Badan tersebut bagian QC, oleh sebab itu dia mengetahui berbagai macam bahan makanan yang dipasarkan.

Banyak dari bahan-bahan tersebut dituliskan dengan istilah ilmiah namun ada juga beberapa yang dituliskan dalam bentuk matematis seperti E-904, E-141. Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis tersebut, dia penasaran dan kemudian menanyakan kode matematis tersebut kepada seorang perancis yang berwenang dalam bidang itu dan orang tersebut menjawab “KERJAKAN SAJA TUGASMU, DAN JANGAN BANYAK TANYA”.

Jawaban tersebut menimbulkan kecurigaan buat Shaikh Sahib dan dia Kemudian mulai mencari tahu kode matematis tersebut dalam dokumen yang ada. Ternyata apa yang dia temukan cukup mengagetkan kaum m! uslim di dunia. Hampir di seluruh negara barat termasuk Eropa, pilihan utama untuk Daging adalah daging babi.

Peternakan babi sangat banyak di negara-negara tersebut. Di perancis sendiri jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000. Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan dengan hewan lainnya. Namun orang eropa dan amerika berusaha menghindari lemak-lemak

tersebut. Kemudian yang menjadi pertanyaan sekarang; dikemanakan lemak-lemak babi tersebut ?

Jawabannya adalah: Babi-babi tersebut dipotong di rumah-rumah jagal dalam pengawasan Badan POM dan yang membuat pusing Badan tersebut adalah membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging babi.

Dahulu kira-kira 60 tahun yang lalu, lemak-lemak tersebut dibakar. Kemudian mereka berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut. Sebagai awal ujicobanya mereka membuat sabun dengan bahan lemak tersebut dan ternyata itu berhasil.

Lemak-lemak tersebut diproses secara kimiawi, dikemas sedemikian rupa Dan di! pasarkan Dalam pada itu negara-negara di eropa memberlakukan aturan Ya ng mengharuskan bahan-bahan dari setiap produk makanan, obat-obatan harus dicantumkan pada kemasan. Oleh karena itu bahan yang

terbuat dari lemak babi dicantukam dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada kemasan produk.

Mereka yang sudah tinggal di Eropa selama 40 tahun terakhir ini mengetahui Hal tersebut. Namun produk dengan bahan lemak babi tersebut dilarang masuk ke negara-negara Islam pada saat itu

sehingga menimbulkan deficit perdagangan bagi negara pengekspor.

Menoleh ke masa lalu, jika anda hubungkan dengan Asia Tenggara, anda mungkin tahu tentang factor yang menimbulkan perang saudara. Pada saat itu, peluru senapan dibuat di Eropa dan diangkut ke belahan Benua melalui jalur laut. Perjalanannya memakan waktu berbulan-bulan hingga mencapai tempat tujuan sehingga bubuk mesiu yang ada di dalamnya Mengalami kerusakan karena terkena air laut.

Kemudian mereka punya ide untuk melapisi peluru tersebut dengan lemak babi. Lapisan lemak tersebut

harus digigit dengan gigi terlebih d! ahulu sebelum digunakan. Saat berita mengenai pelapisan tersebut tersebar dan sampai ke telinga tentara yang kebanyakan Muslim dan beberapa Vegetarian (orang yang tdk makan daging), maka tentara-tentara tersebut menolak berperang sehingga mengakibatkan perang saudara (civil war).

Negara-negara eropa mengakui fakta tersebut dan kemudian menggantikan penulisan lemak babi dalam

kemasan dengan menuliskan lemak hewan. Semua orang yang tinggal di Eropa sejak tahun 1970 – an mengetahuinya.

Saat perusahaan produsen ditanya oleh pihak berwenang dari negara Islam mengenai lemak hewan tersebut, maka jawabannya bahwa lemak tersebut adalah lemak sapi & domba, walaupun demikian lemak-lemak tesebut haram bagi muslim karena penyembelihan hewan ternak tersebut tidak mengikuti syariat islam. Oleh karena itu produk dengan label baru tersebut dilarang masuk ke negara-negara islam.

Sebagai akibatnya, perusahan-perusaha produsen menghadapi masalah keuangan yang sangat serius karena 75% penghasilan mereka diperoleh dengan menjual produknya ke Negara islam, dimana laba penjualan ke negara islam bias mencapai milliard dolar. Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat kodifikasi bahasa yang hanya dimengerti oleh Badan POM sementara orang awam tidak mengetahuinya.

Kode tersebut diawali dengan kode E-CODES. E-INGREDIENTS ini terdapat di banyak produk perusahaan multinasional termasuk pasta gigi, sejenis permen karet, cokelat, gula-gula, biscuit, makanan kaleng, buah-buahan Kalengan dan beberapa multi vitamin dan masih banyak lagi jenis produk makanan & obat-obatan lainnya.

Semenjak produk – produk tersebut di atas banyak dikonsumsi oleh negara-negara muslim, kita sebagai masyarakat muslim tidak terkecuali sedang menghadapi masalah penyakit masyarakat yakni hilangnya

rasa malu, kekerasan dan seks bebas (kumpul kebo).

Oleh karenanya, saya mohon kepada semua umat islam untuk memeriksa terlebih dahulu bahan-bahan produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya Dengan daftar kode E-CODES berikut ini. Jika ditemukan kode-kode berikut ini dalam kemasan produk yang akan kita beli, maka hendaknya dapat dihindari karena produk dengan kode-kode tersebut di bawah ini mengandung lemak babi.

Kode-kode tersebut adalah:

E100, E110, E120, E 140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234, E252,E270, E280, E325, E326, E327, E334, E335, E336, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440,E470, E471, E472, E473, E474, E475,E476, E477, E478, E481, E482, E483,E491, E492, E493, E494, E495, E542,E570, E572, E631, E635, E904.

Adalah tanggung jawab kita semua sebagai umat islam untuk mengikuti syariat islam dan juga memberitahukan informasi ini kepada saudara-saurdara kita.

M. Anjad Khan, Medical Research Institute United States

Best Regard,

Rudi Sudardjat

Institute of Natural and Regional Resources (INRR) Environmental Management Division

detikNews - Berita

Powered By Blogger

kunjungan google

Google bot last visit powered by Bots Visit

JADWAL SHOLAT

iklan

Promo & kejutan di LAZADA